Memory Bus Anugerah

Hujan mulai menjatuhkan tetesan demi tetesan air matanya ke bumi ini, pelan tapi sanggup membanjiri seluruh isi bumi. bus melaju perlahan melewati remangan lampu-lampu malam yang berusaha melawan kegelapan. disampingku tertidur seorang gadis, kutatap matanya yang tertutup rapat, rasanya aku tidak sanggup jika suatu hari aku harus kehilangan dia. aku sadar, takdir sudah berkata lain.. mungkin ini terakhir kalinya kami bisa bersama. Kugenggam erat tangannya serta memeluk tubuhnya yang mulai kedinginan. tanpa terasa air mata menetes ke pipiku, aku tidak sanggup membendungnya lagi. sekian lama kujaga dia dengan perasaan penuh kasih sayang akhirnya takdir berkata lain. dia harus menjadi milik orang lain yang sama sekali tidak pernah menjaganya. bertahun-tahun kutanam benih kasih sayang dalam hatinya, kurawat dengan penuh perhatian dan kelembutan agar dia menjadi pribadi wanita sholehah yang selalu mengingat tuhannya dan senantiasa menyebut nama allah saat suka maupun duka. baru sebulan yang lalu kami melewati masalah yang serius, belum sempat senyum ini melebar, datang masalah baru yang jauh lebih besar dari sebelumnya. apa ini pertanda dari allah, kami terlalu sering melupakannya saat bahagia sehingga allah memisahkan kami saat kasih sayang mulai berkembang dalam perasaan yang paling dalam. besok hari ualng tahunnya, sesuai janjiku sebelumnya aku ingin membuat dia bahagia untuk terakhir kalinya. setelah ini aku akan melepasnya dengan ikhlas meskipun hati tidak akan pernah rela. mungkin aku bodoh, bisa tersakiti oleh seorang perempuan padahal sebelumnya ini belum pernah terjadi tapi perasaanku kali ini benar-benar perasaan sayang yang jujur sehingga saat kudengar kami harus berpisah rasanya sangat sakit hati ini. butuh dua tahun untuk meyakinkan hatiku untuknya,. sekarang rasanya ribuan tahunpun takkan pernah sanggup membuatku melupakannya. aku berjanji tidak akan pernah menangis, tapi apa daya biarpun aku laki-laki tetap saja hatiku tidak bisa membendung air mata yang keluar. selamat jalan sayang,. semoga kamu bahagia dengan ridho allah.

About akbar

Kehidupan berlalu dengan mudah seakan-akan perjalanan dalam hidup ini terasa begitu menyenangkan. itulah sandiwara, susah dan senang, bahagia dan menderita, suka dan duka berlalu dengan perasaan yang peka terhadap rasa. tetap tersenyum demi kebahagian orang lain walaupun itu tidak jauh lebih indah dari tersenyum buat kebahagian sendiri. kegagalanku merupakan kesuksesan yang tertunda.. sampai jumpa 5 tahun lagi..!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: